Inilah Penyebab Kaki Bengkak yang Harus Anda Waspadai

Kaki bengkak saat kehamilan merupakan hal yang biasa. Ini terjadi akibat adanya perubahan pada tubuh ibu hamil. Bengkak di kaki akibat kehamilan terjadi pada usia kehamilan ke 20 minggu dan terjadi secara bertahap. Namun bagaimana jika terjadi kaki bengkak padahal Anda tidak sedang dalam kondisi hamil? Apa saja penyebab kaki bengkak yang bisa membahayakan tubuh manusia? Berikut ini adalah beberapa penyebab timbulnya kaki bengkak yang harus Anda waspadai:

  • Keseleo.

Kaki yang terseleo mengakibatkan otot menjadi bergeser sehingga kaki menjadi bengkak. Cidera akibat salah langkah juga bisa menjadi sebab terjadinya pembengkakan pada mata kaki. Untuk mengatasi bengkak akibat keseleo ini Anda bisa mengompres kaki yang bengkak menggunakan kompres es. Selain masalah otot, bagian kaki yang bengkak juga bisa menjadi gejala terjadinya patah tulang atau retak tulang yang juga ditandai dengan adanya rasa sakit di bagian tersebut. Jika hal ini terjadi, segera bawa dan periksakan diri Anda ke rumah sakit terdekat.

  • Edema.

Edema atau penumpukan cairan menjadi salah satu penyebab terjadinya kaki yang membengkak. Kaki berada di bagian paling bawah sehingga mudah mengalami edema. Edema bisa hilang dengan sendirinya seiring dengan peredaran darah dan cairan yang telah lancar. Namun jika kondisi ini tak kunjung sembuh, Anda bisa segera datang ke dokte

  • Penyakit ginjal.

Ginjal merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk mengatur suhu tubuh dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Jika ginjal mengalami masalah maka kerjanya akan menjadi tidak maksimal. Tubuh akan mengeluarkan protein dari urine dalam jumlah banyak yang mengakibatkan penumpukan cairan di bagian kaki. Selain bengkak di kaki, penderita penyakit ginjal juga bisa mengalami pembengkakan di bagian kantung mata. Penyebab kaki bengkak ini menjadi penyebab yang paling banyak terjadi saat ini selain kehamilan.

  • Gangguan jantung.

Jantung berfungsi untuk mengalirkan darah. Apabila terjadi gangguan pada proses peredaran darah misalnya terjadi tekanan jantung yang tidak stabil bisa menyebabkan penumpukan cairan darah di kaki. Hal ini menyebabkan terjadinya pembengkakan kaki akibat darah maupun garam. Untuk mencegah hal tersebut, lakukan diet garam dan rutin berolahraga meski jenis olahraga ringan.

  • Sirosis hati.

Sirosis hati menyebabkan hati memiliki banyak jaringan ikat yang membuatnya tidak bisa melakukan fungsinya menyaring darah dan racun. Karenanya cairan akan menumpuk di bagian perut hingga merembes ke bagian bawah termasuk kaki yang membuatnya membengkak.

  • Infeksi saraf kaki.

Bagi mereka yang terkena infeksi di bagian kaki atau pergelangan kaki juga bisa menyebabkan kaki menjadi bengkak. Kondisi ini sering terjadi pada pasien neuropati diabetes dimana kondisi kaki menjadi kurang peka terhadap rangsangan apapun.

  • Pembengkakan darah.

Akibat konsumsi obat-obatan atau upaya kesehatan lain bisa menyebabkan darah membeku sehingga aliran peredaran darah tidak lancar. Hal ini membuat darah terkumpul pada bagian kaki dan mengalami pembengkakan.

Itulah beberapa penyebab kaki bengkak yang perlu Anda waspadai. Beberapa sebab kaki menjadi bengkak memang tidaklah serius namun banyak juga penyebab lain yang mengindikasikan adanya penyakit yang lebih berbahaya sehingga memerlukan penanganan segera. Jika Anda mengalami kaki bengkak yang disertai dengan rasa sakit, demam, dan gejala lainnya, segera periksakan diri Anda untuk mendapatkan penanganan dari dokter. Namun jika kaki bengkak akibat dari kehamilan atau digigit serangga, Anda bisa memberikan pijatan untuk melancarkan kembali peredaran darah agar kaki menjadi normal kembali.